Aku meratap seorang diri
meratap pada khalik yang tak pernah sendiri
tuhan q belum juga berdiri
masih saja biarkan akku sedih begini
aku masih terus saja meratapi
luka dalam yang menghias hati
nganga luka q tambah lebar
ketika tuhan q tak juga mengejar
mengejar q yang terus melaju
melaju dengan luka yang ungu biru
wahai sang penguasa mayapada
sang pemilik alam


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Etiam id libero non erat fermentum varius eget at elit. Suspendisse vel mattis diam. Ut sed dui in lectus hendrerit interdum nec ac neque. Praesent a metus eget augue lacinia accumsan ullamcorper sit amet tellus.
0 comments:
Post a Comment