Anak-anakku,
Ada kegundahan tak mampu ku sembunyikan
Ada resah menderah jiwa
Sebelum kau ucap selamat berpisah
Melepasmu sepagi ini,
adalah duka yang teramat pedih.
Aku takut kau tak akan kembali,
pada tempat yang terlanjur disebut penjara suci.
Kau kepakkan sayapmu terlalu kuat,
menerobos belantara rimba laknat.
Tersangkut bulu-bulu Agamamu pada pembaharuan
Habis kau diterkam elang kebebasan
Anak-anakku,
Terbanglah berlahan dengan waspada
Mangsa mengincarmu dari seluruh arah
Jangan percaya pada setiap suara
Jangan curiga pada angin yang menyapa.
Tabah, Maret 2010


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Etiam id libero non erat fermentum varius eget at elit. Suspendisse vel mattis diam. Ut sed dui in lectus hendrerit interdum nec ac neque. Praesent a metus eget augue lacinia accumsan ullamcorper sit amet tellus.
0 comments:
Post a Comment